Nama : Havidzah Adistya Sujudi
NIM : 2016020284
Semester : 7
Kelas : Manajemen A5
ANALISIS
RESIKO DAN SOLUSI TENTANG KEPUTUSAN BUMN TERHADAP PT. GARUDA INDONESIA
1.
Berita
yang ada di PT Garuda Indonesia
Dari Isu yang
telah beredar bahwa PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) terkena kasus dugaan
penyelundupan. Tak tanggung-tanggung, penyelundupan tersebut berupa onderdil
sepeda motor Harley Davidson dan Sepeda Brompton. Penyelundupan tersebut
dibarengi dengan pengiriman pesawat baru Garuda dengan tipe Airbus A330-900
(neo). Saat dicek oleh bagian Bea cukai bandara, terlihat 18 boks coklat
terdapat 15 koli claimtag atas nama SAW berisikan part motor Harley Davidson
bekas. Tidak hanya itu saja, terdapat 3 koil claimtag atas nama LS berisikan 2
unit sepeda Brompton baru berserta aksesoris sepeda. Hal ini berbuntut panjang, dari dugaan penyelundupan hingga pencopotan
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Ari Askhara.
Arya menjelaskan, Erick Thohir banyak
menerima laporan, baik melalui pesan singkat yang disampaikan langsung
kepadanya maupun lewat media sosial terkait penyelundupan motor Harley lewat
pesawat Garuda yang baru tersebut. Laporan ini ditindaklanjuti oleh Erick
kepada pihak Bea Cukai dan meminta dewan komisaris Garuda melakukan internal
audit atas laporan-laporan tersebut. Dia menyebutkan, hasil audit
tersebut telah disampaikan dan ditandatangani oleh Komisaris Utama Garuda Indonesia
Sahala Lumban Gaol dan anggota Dewan komisaris lainnya.
Terdapat beberapa
poin yang menjadi pertimbangan komisaris merekomendasikan pengambilan tindakan
kepada direksi Garuda yang ikut dalam penerbangan tersebut. Pertimbangannya
antara lain, keempat direksi ini dinilai melanggar aturan yang telah ditetapkan
dalam Surat Edaran Menteri BUMN SE 08/MBU/12/2015 tentang Perjalanan Dinas ke
Luar Negeri Bagi Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN. Ada empat
direksi yang ikut perjalanan dinas ke Toulouse, untuk mengambil pesawat baru
Airbus pesanan Gruda tersebut.
Empat direksi yang ikut perjalanan dinas ini, menurut Arya, belum mendapatkan izin perjalanan dinas dari Kementerian BUMN.
Empat direksi yang ikut perjalanan dinas ini, menurut Arya, belum mendapatkan izin perjalanan dinas dari Kementerian BUMN.
Selain itu, direksi ini juga dinilai melanggar aturan dengan membawa muatan kargo di pesawat baru yang belum terbang secara komersil.
Kemudian, aturan lainnya yang dinilai juga dilanggar adalah ketika pesawat yang baru datang langsung menuju hanggar milik PT GMF AeroAsia Tbk (GMFI), anak usaha Garuda Indonesia yang mengurusi perawatan pesawat, tanpa menuju pelataran pesawat (apron).
2. Resiko yang terjadi Pada PT Garuda Indonesia
·
SDM
Dengan
adanya pemecatan itu menjadikan struktur pengurusan yang sudah ada di perusahaan
tersebut akan adanya perubahan kebijakan direktur yang baru. Masalah yang ada
di Garuda Indonesia antara lain:
1. Pengangkatan
direksi tak berlandaskan kompetensi
2. Pihak
manajemen yang tidak berani mengambil keputusan untuk pembatalan atau
reschedule pembelian pesawat-pesawat yang tidak begitu diperlukan.
·
Pemasaran
1. Kerugian dan menurunnya pelanggan secara terus menerus
2. Hilang kepercayaan dari pelanggan atas kualitas yang selama
ini baik
·
Operasional
Pergantian dirut akan
menyebabkan sedikit terhambat atas kinerjanya dikarenakan adanya adaptasi dirut
baru.
·
Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan
berdasarkan hasil pemeriksaan 18 kotak yang ditemukan dalam lambung pesawat
baru Garuda Indonesia tipe Airbus A330-900 NEO, motor Harley Davidson
tahun 1972 tersebut seharga Rp 800 jutaan. Adapun untuk sepeda Brompton
diperkirakan seharga Rp 50 juta hingga Rp 60 juta per unit. "Dengan
demikian, total kerugian negara potensinya adalah Rp 532 juta hingga Rp 1,5
miliar.
3.
Solusi yang harus dilakukan
·
SDM
Menyeleksi tenaga kerja / karyawan dari skill,
kemampuan dan integritas sesuai bidangnya masing-masing.
·
Pemasaran
1. Menggencarkan promosi untuk mengangkat kembali nama
baik perusahaan. Tentunya untuk menarik kepercayaan terhadap pelanggan.
2. Efisien dan memilih rute-rute yang
benar-benar menarik karena banyaknya persaingan dewasa ini
·
Operasional
1.
Kementrian BUMN di
harapkan untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.
2.
Menghindari kecerobohan
yang merugikan perusahaan. Pastikan seluruh pegawai memiliki kemampuan dan
ketrampilan bekerja yang memadai.
3.
Melakukan pengecekan
mesin/ pesawat secara berkala terutama sebelum lepas landas
·
Keuangan
Terus
melakukan kinerja yang positif agar saham garuda meroket kembali. Tidak panik
atas berita yang beredar kerana dapat memicu kepanikan dalam salah satu bursa
atau saham. Kepanikan akan menuntun investor untuk melepas (menjual) sahamnya.
Referensi:
Dosen : Dr. Supawi Pawenang, SE.MM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar